Ternyata Ini 4 Mitos Seputar Menstruasi, Kamu Percaya yang Mana?

10:08 AM

Menstruasi atau datang bulan adalah perubahan fisiologis dalam tubuh wanita yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduks, baik FSH-Estrogen atau LH-Progesteron. Bagi kaum hawa sendiri, hal ini biasanya terjadi setiap bulan antara usia remaja sampai menopause.

Siklus menstruasi rata-rata terjadi sekitar 28 hari. Walaupun hal ini berlaku umum, tetapi tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi yang sama. Kadang-kadang siklus terjadi setiap 21 hari hingga 30 hari. Biasanya, menstruasi rata-rata terjadi 5 hari, kadang-kadang menstruasi juga dapat terjadi sekitar 2-7 hari, dan paling lama 15 hari. Jika darah keluar lebih dari 15 hari, maka itu termasuk darah penyakit.

Tapi, tahu enggak Geng Sehat kalau di luar sana banyak sekali mitos-mitos yang beredar seputar menstruasi? Mitos tersebut sering kali dipercaya oleh para wanita, padahal kejelasan informasinya belum tentu benar. Bahkan, ada yang mengatakan jika wanita yang sedang menstruasi sering diikuti oleh makhluk halus. Hemmm, serem juga ya!

Pada artikel ini tidak akan dibahas seputar makhluk halus kok, akan tetapi berkaitan dengan mitos mainstream yang beredar dan mungkin meresahkan sebagian besar kaum wanita. Berikut 4 mitos seputar menstruasi.


1. Saat Menstruasi Dilarang Keramas


Mungkin larangan atau informasi ini sudah menyebar ke mana-mana dan tak sedikit para ladies yang memercayainya. Mitos ini muncul karena terdapat anggapan bahwa ketika menstruasi pori-pori kulit kepala wanita akan terbuka lebar.

Jadi apabila wanita keramas, maka akan menimbulkan efek berupa sakit kepala. Namun, mitos ini tidak didukung oleh penelitian yang ada. Sampai saat ini, belum ada penelitian yang mengatakan kalau wanita yang sedang menstruasi tidak boleh keramas. Dan kebayang enggak sih bagaimana keadaan rambut jika selama masa menstruasi, yang kisaran 5-7 hari, tidak dikeramas?

Selama masa menstruasi, wanita tetap harus selalu menjaga kebersihan, termasuk kebersihan rambut dan kepala. Di sisi lain, rambut adalah mahkota. Pastinya para wanita tidak menginginkan rambutnya dipenuhi kotoran dan ketombe, kan?! Jadi, mitos ini tidak benar ya Gengs!


2. Saat Menstruasi Tidak Boleh Minum Air Dingin


Satu lagi mitos yang beredar adalah wanita yang sedang menstruasi dilarang untuk minum air yang dingin. Benarkah? Banyak yang percaya jika air dingin dapat memperlambat menstruasi, karena mengakibatkan darah haid membeku dan mengeras.

Namun pandangan ini tidak ada dasar ilmiahnya, lho! Hal ini dikarenakan siklus menstruasi dipengaruhi oleh hormon estrogen dan progesteron, sehingga terlambatnya menstruasi bisa terjadi saat hormon seorang wanita tidak seimbang. Ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor fisik, seperti kelelahan, stres, dan penyakit tertentu.

Mungkin pendapat yang mengatakan tidak boleh minum air dingin ini akan tepat jika ditujukan kepada mereka yang sedang batuk dan pilek, ya. Hehehe. Tapi bagi wanita yang sedang menstruasi, ternyata ini mitos yang tidak benar.


3. Saat Menstruasi Tidak Boleh Berenang


Mitos yang satu ini memang sekilas tampak benar, karena selama menstruasi wanita dalam keadaan tidak nyaman jika harus berenang. Namun kalau mitosnya berenang akan mengakibatkan kemandulan bagi wanita, inilah pandangan yang salah. Perempuan tetap bisa berenang kok, asalkan pembalut dan pakaian renang yang digunakan mendukung aktivitas renangmu.


4. Minum Soda Dapat Memperlancar Menstruasi


Tidak diragukan lagi kalau para wanita ingin menstruasinya lancar. Mengingat dalam kondisi ini, sering kali terjadi perubahan hormon dalam tubuh wanita. Hal tersebut bukan hanya menyebabkan perubahan fisik saja, akan tetapi juga perubahan psikis, misalnya mulai dari nyeri perut, sakit punggung, pegal-pegal, jerawatan, dan banyak lagi.

Salah satu mitos untuk memperlancar menstruasi adalah dengan minum soda. Namun secara ilmiah hal ini belum terbukti, ya. Minuman bersoda hanya dapat membuat seseorang merasa lebih segar. Meski begitu, tidak disarankan untuk mengonsumsi minuman bersoda secara rutin dalam jangka panjang, karena dapat memengaruhi keseimbangan nutrisi dalam tubuh. Otomatis, ini pun dapat memengaruhi siklus menstruasi.

Bagi kaum hawa, ketika sedang menstruasi tentu akan sangat membutuhkan yang namanya pembalut. Namun jenis pembalut yang digunakan juga harus diperhatikan, ya. Pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan, nyaman dipakai, tidak mudah mengerut, berdaya serap tinggi, kemasannya baik dan tertutup rapat, serta berbahan lembut dan lentur, ya! Semoga bermanfaat!

Artikel Terkait

Previous
Next Post »